Sugeng Rawuh…
Selamat datang,,, kata yang banyak dipasang dipinggir jalan tiap masuk kota di Indonesia. Bukti keramahan bangsa ini. Karena aku adalah bagian dari bangsa tersebut, maka tolong terima keramahanku juga, dengan mengucapkan Selamat datang diduniaku, dunia simulakral tentunya. Orang Jawa bilang Sugeng Rawuh, Urang Sunda bilang Wilujeng Sumping, Kalo orang Arab bilang Ahlan Wa Sahlan, Tapi kalau orang Namibia ga tahu bilangnya…
Sebenarnya ini bukanlah yang pertama aku nulis blog. Tapi bikin blog khusus, ini yang pertama. Sebelumnya banyak nulis di FS (yang aku lupa alamat blognya). Sebenarnya inipun karena ikut-ikutan tren yang berkembang sekarang. Jadi biar ngga dikatain katrok, ndeso, jadul, de es be…Jadi tolong jangan katakan bahwa aku juga udah mulai ikut-ikutan mass culture (budaya MTV) yang menghilangkan identitas unik pribadi. Bukan karena itu. Juga bukan karena sekarang era terbuka, sehingga aku perlu membuka semua hal tentangku disini. Percayalah, hanya lewat blog aja, anda ga akan tahu siapa saya sebenarnya. Dalam dunia simulakral, antara nyata dan ga nyata sulit (untuk tidak mengatakan ga bisa) dibedakan, karena kita bermain di wilayah citra. Ketika masuk wilayah citra, harus dilihat apa kepentingannya. Dan akhirnya dunia tersebut hanyalah menjadi medan perebutan makna tanpa tahu entitas realitas yang sebenarnya (das ding an sich).
Tapi bagaimanapun juga, dengan membaca blogku ini, semoga muncul rasa ingin tahu. Bukankah rasa ingin tahu adalah pintu masuk ke wilayah pengetahuan ? So, jangan biarkan dahaga rasa ingin tahu anda tidak terpuaskan. Eksplorasi lebih jauh, dan pilah-pilah mana yang nyata dan mana yang tidak, maka anda akan menemukan pengetahuan yang sebenarnya. Bukankah pengetahuan yang sebenarnya dekat dengan kebijaksanaan. Dengan cara itulah para filosuf bekerja.
Well,,,bagaimanapun juga, Welcome to Simulacrum World. Just Beware, or u will lost in the labirint.

Tinggalkan Balasan