<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Panta Rhei</title>
	<atom:link href="http://arielalfata.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arielalfata.wordpress.com</link>
	<description>Beubah...berubah...dan berubah...</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Feb 2009 06:02:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='arielalfata.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Panta Rhei</title>
		<link>http://arielalfata.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://arielalfata.wordpress.com/osd.xml" title="Panta Rhei" />
	<atom:link rel='hub' href='http://arielalfata.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Meretas Masa Depan Kamase</title>
		<link>http://arielalfata.wordpress.com/2008/02/05/meretas-masa-depan-kamase/</link>
		<comments>http://arielalfata.wordpress.com/2008/02/05/meretas-masa-depan-kamase/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2008 05:26:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arielalfata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cermin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arielalfata.wordpress.com/2008/02/05/meretas-masa-depan-kamase/</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang pernah dulu kita impikan bersama, cita-cita, harapan, dan hasrat untuk menjadikan Kamase sebagai lembaga kemahasiswaan yang besar, saat ini sedikit demi sedikit mulai memperlihatkan wujudnya. Momentum datang, dan Carpe Diem!!!&#8230;Kamase Goes to Mumbai and became major winner in Mondialogo Engineering Award (MEA). Berturut-turut Kamase diundang itu berbicara dalam berbagai seminar/simposium, baik yang skala [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=18&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Apa yang pernah dulu kita impikan bersama, cita-cita, harapan, dan hasrat untuk menjadikan Kamase sebagai lembaga kemahasiswaan yang besar, saat ini sedikit demi sedikit mulai memperlihatkan wujudnya. </span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Momentum datang, dan Carpe Diem!!!&#8230;Kamase Goes to Mumbai and became major winner in Mondialogo Engineering Award (MEA). Berturut-turut Kamase diundang itu berbicara dalam berbagai seminar/simposium, baik yang skala lokal, nasional, maupun internasional. </span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Semua ini menjadi hal yang membanggakan, termasuk bagi saya, meskipun saat ini tidak duduk dalam kepengurusan aktif. Perasaan sebagai f<em>ounding father</em> seolah mengabsahkan perasaan yang ada dalam diri. Setidaknya, apa yang dulu kami lakukan tidak sia-sia dan bukan sekadar mencari sensasi, tetapi benar-benar dilandasi oleh idealisme (istilah yang mungkin sekarang sangat asing bagi mahasiswa). </span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Keberhasilan ini membawa konsekuensi-konsekuensi, yang tentu saja tetap harus disikapi agar lembaga ini tidak tertinggal dalam dialektika sejarahnya. Keadaan semakin berkembang, banyak yang harus dilakukan, sehingga kebutuhan-kebutuhan yang dulu tidak pernah terpikir sekarang harus dipikirkan. Banyak tantangan dan ancaman ke depan yang harus dihadapi, termasuk <em>vested interested</em> dari berbagai pihak, termasuk pihak internal. Jaringan yang terbentuk pun lebih luas daripada apa yang kami (angkatan 2000) lakukan dulu, bahkan jaringannya mampu menembus level internasional. Jaringannya betul-betul riil, bukan sekadar jaringan-jaringan yang hanya ada di dunia maya. Prestasi yang luar biasa tentunya. </span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Maka, sebagaimana hukum materi, maka Kamase harus bergerak dan berubah untuk merespon perkembangan ini. Perubahan ini diperlukan, agar Kamase tidak tertinggal oleh laju sejarah yang semakin kencang. Maka tak heran bahwa dalam beberapa pertemuan, antara alumni (aku dan anto) dengan para new kamase-ers (angkatan 2003 dan 2005) selalu muncul wacana-wacana yang mencoba untuk mereposisi Kamase.<span>  </span></span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Wacana yang menarik dan berguna sebenarnya, tetapi aku takut ini malah mengarah pada upaya kontraproduktif, karena waktu kita hanya akan habis untuk membicarakan hal-hal seperti ini. </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Dalam forum tersebut akhirnya tercetus ide untuk bikin Kamase.com (usaha profit), atau salah satu pembimbing yang mencetuskan ide untuk bikin NGO dibidang energi terbarukan. </span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Dalam forum tersebut (setelah beberapa kali mengadakan pertemuan di Yogya), setidaknya menghasilkan beberapa point penting, bahwa kamase.org (istilah yang kami ciptakan untuk menunjuk pada kamase yang di kampus) tetap bergerak di dunia kampus sebagai “tempat main” mahasiswa untuk mengasah kemampuan intelektualitas dan manajemen organisasi, sekaligus untuk memperluas jaringan kerja. Tempat untuk memupuk idealisme, sesuatu yang idealnya harus dimiliki oleh mahasiswa. Sementara aku ma anto akan mencoba merintis upaya pendirian kamase.com yang berorientasi pada lembaga komersial (profit) yang bergerak di bidang energi terbarukan. </span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sementara untuk NGO, posisinya masih menunggi salah satu perintis pulang dari studi Ph.D di Australia.</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Kenapa kita mengambil bentuk-bentuk seperti itu? Dan kenapa semua coba untuk diakomodasi? Bagaimana kekuatan kita? Karena kita membayangkan sebuah hubungan yang harmonis (simbiosis mutualisme) antara ketiga bentuk tersebut. Harus diakui, selama ini sumber dana kamase.org tidak jelas, karena kita kukuh dengan independesi kita (bukan berarti kita mendapatkan sumber dana dari tindakan melanggar hukum) –belakangan sikap independensi tersebut digugat, yang justru menunjukkan betapa kamase sangat dinamis. </span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sehingga dengan kamase.com, salah satu masalah dalam penyediaan sumber dana bagi gerak dan aktifitas kamase.org terpecahkan. Lantas, apa yang didapat kamase.com? Kamase.org akan memberikan sumberdaya manusia. Dengan demikian, selain dana kamase.org juga akan mendapatkan wadah untuk berkreasi dengan ide-ide dan gagasan mereka. </span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">D</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">emikian juga dengan NGO (rencananya akan diberi nama CREATe), dapat menjadi pendukung utama kamase.com, mengingat tenaga ahli dengan kualifikasi Master dan Doktor akan berada disana. Sehingga, akan muncul sebuah <em>research based company</em>. Lantas apa yang didapat oleh CREATe ? Kenapa kita selalau berpikir untung-rugi dalam sebuah hubungan? Kita belum memikirkan bentuk-bentuk hubungan tersebut, tapi seharusnya (<em>das sein</em>) hubungan yang ada tidak mencerminkan hubungan untung-rugi, tapi lebih pada kesamaan visi, misi, idealisme, dan cita-cita. Selain itu, saat ini kita masih mengandalkan pada hubungan emosional, yang berarti hubungan yang sifatnya kultural. Hal ini membuktikan dominannya pendekatan kultural yang dilakukan oleh Kamase daripada pendekatan struktural. </span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Waktu (sejarah) yang akan membuktikan efektifitas pendekatan kultural tersebut, dan apabila diperlukan tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan modifikasi atas pendekatan tersebut.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Belakangan, muncul gagasan untuk memperluas struktur organisasi agar sesuai dengan kebutuhan. Ini untuk merespon kebutuhan untuk merespon isu <em>sustainable technology</em>, yang meniscayakan pendekatan multidisiplin dan lintas ilmu. Karena itu, kita butuh orang-orang yang mengerti tentang ekonomi, lingkungan, dan sosial dalam gerakan kamase selanjutnya –demikian argumennya. Saya pikir, untuk merespon isu tersebut kita tidak boleh gegabah. Sebenarnya, ada beberapa prinsip pokok yang harus diperhatikan ketika kita mencoba untuk melakukan perubahan, agar perubahan yang dilakukan tidak membongkar bangunan dasar lembaga tersebut, sehingga ciri dan karakter khas kamase tetap utuh.</span><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Yang pertama</span></em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">, adalah sifat independen kamase. Ini merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar lagi. Ini adalah akidah kamase, dan semua anggota kamase wajib beriman kepadanya. Kamase harus mandiri, dan mampu berdiri di atas kaki sendiri, tidak bergantung kepada pihak lain, sehingga bebas dari intervensi, sehingga bebas berkreasi tanpa dibatasi. Keberpihakan kamase hanya pada rakyat dan kebenaran ilmiah. Itulah idealisme kita yang tidak boleh luntur.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><em>Yang kedua</em>, adalah bahwa kamase lahir dari jurusan Teknik Fisika UGM, sehingga dalam geraknya adalah dari, dan oleh mahasiswa jurusan Teknik Fisika UGM, tetapi untuk rakyat dan kebenaran ilmiah. Pengertian inilah yang kemudian dapat diperluas dan disesuaikan sesuai dengan kebutuhan</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Yang ketiga, visi, misi, dan tujuan kamase adalah energi, terutama energi terbarukan. Maka segala perubahan itu tidak mengeluarkan kamase dari rel-nya, yaitu energi. </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Berangkat dari hal tersebut, maka perubahan yang hendak dilakukan, terutama pada struktur organisasi, hendaknya dilakukan dengan tidak mencabut identitas kamase (independen dan energi terbarukan). </span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mengenai penambahan anggota baru, saya pikir tidak ada masalah kalau memang itu diperlukan dan menjadi kebutuhan yang mendesak serta untuk jangka panjang, <span> </span>dengan syarat bahwa kamase tetap berbasis pada jurusan Teknik Fisika UGM. Ini berarti yang menjadi lingkar inti, <em>think tank</em>, ataupu motor penggerak kamase tetap mahasiswa Teknik Fisika UGM. Mahasiswa lain sifatnya hanya komplementer semata, untuk menambah khasanah keilmuan di bidang lain agar <em>sustain</em>. Hal ini berarti pengembangan teknologi energi masih menjadi domain utama kegiatan kamase. </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ini bukan bermaksud menganaktirikan ataupun diskriminasi terhadap mahasiswa jurusan lain, tetapi adalah sebagai upaya menjaga agar kamase tetap berada di jalur yang benar. </span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Dan yang tak kalah penting adalah, sejauhmana kekuatan kita untuk tetap mengantisipasi setiap perubahan yang ada. Mahasiswa TF harus seoptimum mungkin diberdayakan, termasuk didalamnya adalah bidang-bidang non-teknis. Bukankah dengan demikian mahasiswa JTF anggota kamase memiliki nilai lebih bila dibanding yang bukan anggota kamase?.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Masih banyak lagi persoalan yang mungkin akan muncul dan membutuhkan respon yang cepat dan bijak. Oleh karena itu, menurut saya perlu dipikirkan bagaimana sebuah organisasi modern bekerja lewat AD/ART, agar setiap perubahan yang dilakukan tidak membuat keluar dari jalurnya. Atau bila tidak diinginkan menjadi lembaga yang birokratis, maka kamase harus merumuskan pendekatan kultural yang mungkin dilakukan, dengan melibatkan komponen utama (pengurus, alumni, dan pembimbing). Di sini, kita lebih mengedepankan pada aspek etis dalam pendekatannya. Pertanyaannya, sejauh mana kemudian kita semua memiliki komitmen terhadap cita-cita dan idealisme Kamase?.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arielalfata.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arielalfata.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arielalfata.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arielalfata.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arielalfata.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arielalfata.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arielalfata.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arielalfata.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arielalfata.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arielalfata.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arielalfata.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arielalfata.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arielalfata.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arielalfata.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arielalfata.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arielalfata.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=18&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arielalfata.wordpress.com/2008/02/05/meretas-masa-depan-kamase/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99a05a95e973bd767de7e01717534a69?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayinx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Silsilah keluargaku, 5 generasi yang lalu</title>
		<link>http://arielalfata.wordpress.com/2008/02/05/silsilah-keluargaku-5-generasi-yang-lalu/</link>
		<comments>http://arielalfata.wordpress.com/2008/02/05/silsilah-keluargaku-5-generasi-yang-lalu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2008 05:21:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arielalfata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Oemoem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arielalfata.wordpress.com/2008/02/05/silsilah-keluargaku-5-generasi-yang-lalu/</guid>
		<description><![CDATA[Ada beberapa kepercayaan yang diyakini oleh keluarga besar dari ibuku, yaitu bahwa kami adalah keturunan dari Joko Tingkir alias Sultan Hadiwijaya Sultan Pajang. Namun belum ada satu dokumenpun yang mampu membuktikan kepercayaan itu. Beberapa waktu yang lalu, saya menemukan silsilah keluarga besar di tempat nenek. Sayang, silsilah itu terhenti pada enam generasi di atas (perkiraanku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=17&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ada</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> beberapa kepercayaan yang diyakini oleh keluarga besar dari ibuku, yaitu bahwa kami adalah keturunan dari Joko Tingkir alias Sultan Hadiwijaya Sultan Pajang. Namun belum ada satu dokumenpun yang mampu membuktikan kepercayaan itu. Beberapa waktu yang lalu, saya menemukan silsilah keluarga besar di tempat nenek. Sayang, silsilah itu terhenti pada enam generasi di atas (perkiraanku sih akhir abad ke -18 atau sekitar akhir tahun 1700-an), padahal Joko Tingkir hidup tahun 1500-an. </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Dibawah ini, saya salin ke dalam bahasa </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Indonesia</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">, karena dokumen aslinya dalam bahasa Arab. Karena itu, banyak nama orang atau nama lokasi yang masih kosong atau bahkan salah (mohon maaf untuk itu), karena keterbatasan saya dalam penguasaan bahasa Arab. </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Di samping itu, pohon silsilah dibawah ini masih sangat kurang lengkap. Masih banyak yang kosong. Karena itu, jika ada salah satu anggota keluarga keturunan KH. Idris yang mau melengkapi dokumen ini, saya akan sangat senang sekali.</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> Pada akhirnya, sejarah memang harus ditulis. </span></p>
<p><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">SILSILAH KETURUNAN KH. IDRIS BAURENO – BOJONEGORO</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">KH. Idris meninggal dan makamnya di Sendang – Baureno, Bojonegoro. KH. Idris berputera 11 orang, yaitu : </span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">H. Mahali, meninggal dan dimakamkan di desa Grenjeng – Baureno</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">M. Joyodimejo, meninggal dan dimakamkan di desa Baureno</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ny. Hasan Isma’il, meninggal dan dimakamkan di desa Rengel, Tuban</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">M. Suhud, meninggal dan dimakamkan di desa Rengel, Tuban</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">M. As’ari, meninggal dan dimakamkan di desa Rengel, Tuban</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">M. Prawiro, meninggal dan dimakamkan di desa Rengel, Tuban</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ny. Lurah Mlidek, meninggal dan dimakamkan di desa Mlidek – Kedungadem, Bojonegoro</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ny. Pah, meninggal dan dimakamkan di desa Mlidek – Kedungadem, Bojonegoro</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ny. KH. Abdul Jabar, Maskumambang – Sedayu, Lamongan</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ny. KH. Muhammad Taslim, Kebon – Baureno, Bojonegoro (Makam di desa Sendang &#8211; Baureno).</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">H. Yoyib Naib Tambakboyo, dimakamkan di Tambakboyo, Tuban</span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Dari sebelas orang tersebut memiliki keturunan sebagai berikut :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>I.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">H. Mahali berputera hanya seorang, yaitu Abdurrahim, yang memiliki keturunan sebagai berikut : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>1.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ny. Abu (Masning)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>2.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ny. Atmo (Dasminah)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> 3.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ny. Harjo (Supinah)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> 4.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ny. Sumiati</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>5.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ny. Singgih Citrowijoyo</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> 6.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ny. Marhaban (Safa’ati)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> 7.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ny. Roasyidin (Makiatun)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> 8.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ilham</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>II.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">M. Joyodimejo, beristri Puteri M. Kromowijoyo dari Blora, memiliki putera yaitu : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>1)<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Abdullah Umar (Prawirodijoyo), Katib pada Kepenghuluan Bojonegoro </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>2)<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">M. Usman (Joyoadibroto), Asisten Kolektur Nganjuk, meninggal di Baureno </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>3)<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">M. Basarun (Prawirodijoyo), Naib </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">kota</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> Blora. </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>4)<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ibu Aisyah (Ny. Sumowijoyo) meninggal di Blora</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> 5)<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muhammad Badrun (Harjo Subroto), Manteri Penjual, meninggal di Perak, Jombang</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>.   6)<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">M. Khoirun (Joyodisastro), Pegawai BPM, meninggal di Cepu</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> 7)<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">M. Basyarun (Harjosasmito), Pegawai Listrik, Bojonegoro</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> 8).<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">M. Singgih (Citrowijoyo), pegawai BPM, Cepu </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>9).</span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> isatun (Ny. KH. Ahmad Hadi), meninggal di Baureno</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> 10).<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Zulia (Ny. H. Ridwan)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Dari keturunan KH. Abdul Jabar telah memiliki organisasi dan silsilahnya ada padanya. Demikian juga demikian keturunan K. Muhammad Taslim/Kebon – Baureno telah memunyai organisasi.</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span><strong></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Silsilah Keturunan Kiai Muhammad Taslim + Muti’ah</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Kiai Muhammad Taslim memiliki 6 (enam) orang putra, yaitu :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">1. Fatimah + Suhada’  </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">2. Faizah + Muhammad</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">3. Khadijah + ‘Umar Amir</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">4. ‘Aisyah + ‘Abdullah Umar</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">5. Muqarrib + Ramlah</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">6. Ibrahim (Palang)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Dari enam orang putera tersebut memiliki keturunan sebagai berikut :</span></p>
<p><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>I.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Fatimah + Suhada’</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">1. Rasyidah (Kebon), yang memiliki keturunan :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Rasyid (Kebon), yang berputera :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.1. Muhammad Thaha (…)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.2. ‘Adnan (Jenar)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.3. Siti Maryam (Kebon)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.4. Nurhadi (Babat)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.5. Mashadi (Kebon)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.6. Mastifah (Jipang) </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muhammad Malik (Kebon)  </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Rais (Kebon), yang berputera : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.1. Muthmainah (Kebon)   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.2. Mazinah (Babat)   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.3. Nurhadi (Kebon)   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.4. Juwariyah (Kebon)   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.5. Ghufran (Kebon) </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muthmainnah (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Faqih (Bulungan), yang memiliki putra: </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.1. Suhari (Tuban)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.2. Muntari (Jenu)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.3. Muchtar (Jenu)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.4. Masfu’ah </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>f.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Rahmah (Kebon)  yang berputra : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.1. Siti Basarah (Klutuk)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">2. Masfua’ah (Banjaran), yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sahid (Banjaran), yang berputera : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.1. Khalil (Bangkil)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sa’idah (Banjaran), yang berputra : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.1. Zainudin  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.2. Ahmad Zubair</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Fatimah (Banjaran)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Umi Maisarah (Banjaran), yang berputera : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.1. Bukhari (Banjaran)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">  d.2. Sofyan (Bojonegoro)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.3. Masfu’ah (…)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.4. Musri’ah (Banjaran)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">  d.5. Samsudin (Klutuk)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.6. Ma’shum (Lamongan)</span></p>
<p> <span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Dahlan (Banjaran), yang berputera :</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.1. Muzayin (Banjaran)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">3. Safurah (Kapas), yang memiliki keturunan :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Umi Kultsum (Kapas)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Zakaria (Kapas)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ahmad Ja’far (Kapas), yang berputra :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.1. Muntamah (</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Kalimantan</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.2. Masfu’ah (Kapas)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.3. Kadri (Kapas)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.4. Maimunah (Tuban)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.5. Aminah (Tuban)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.6. Halimah (Tuban)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.7. Hafsah (Tuban)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.8. <em><span style="color:red;">Tiyana</span></em> (Tuban)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Fadhil (Kabunan), yang memiliki keturunan :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.1. Ma’inah (Kabunan)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">  d.2. Marhamah (Kapas)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.3. Munawarah (Balen)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.4. Yasin (Kabunan)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Thayib (Kapas)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>f.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Latifah (Kapas), yang memiliki putera :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.1. Halimah (Bangil)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.2. Ramlah (Kapas)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.3. Hindun (Madiun)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.4. Maunah (Kapas)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.5. Niswatun (Kapas)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">4. Shafiyah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">5. Marfu’ah (Bangil), yang memiliki keturunan :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Khalisoh (Bangil), yang memiliki putera : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.1. Khalil (Bangil)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Syafa’at (Kepoh Baru)</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:11pt;color:red;font-family:Arial;">6. Ifrasyim</span></em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> (Kebon) yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Shafwan (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Hasanah (Kebon), yang memiliki keturunan :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.1. Mas’amah (Waru)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">  b.2. Adnan (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Zalikhoh + Badrun (Payaman), memiliki putra : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.1. Niswatun (Payaman)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.2. Adnan (Payaman)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.3. Ni’mah (Tuban)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.4. Farhan (Payaman)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.5. Fauzan (Payaman)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.6. Fathurrahman (Karangasem)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">  c.7. Muslihah (Karangasem)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.8. Fadli (Payaman)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Marfu’ah, memiliki satu putri : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.1. Shalihah (Ngampal)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Abdul Muhaimin (Kebon), yang memiliki keturunan :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.1. Badi’ah (Kebon)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.2. Zuhriyah (Karangasem)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.3. Hafid (Kebon)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.4. Mahfudz (Kebon)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.5. Shafwan Hadi (Kebon)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.6. Khafi’ah  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.7. Arifin  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.8. Insiyah  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.9. Mujib</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>f.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mahromah (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>g.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muzayyin (Kebon), Yang memiliki keturunan : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.1. Muhtaram (Kebon)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.2. Muhlishah (Kebon)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.3. Maftuh (Kebon)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.4. Hidayah (Kebon)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">7. Ra’isyah (…), yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Badrun Payaman)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Masrifah (Bojonegoro), yang berputera:  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.1. Samunah (Bojonegoro)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">   b.2. Muslimah (bojonegoro)   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.3. Maisrah (Bojonegoro)   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.4. Musriah (Bojonegoro)   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.5. Masfu’ah(Bojonegoro)   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.6. Maftuhah (Bojonegoro)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">   b.8. Masduki (Rengel)   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.9. Masruhan (Bojonegoro)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Umi Kultsum (Rengel), yang memiliki putera :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.1. Hidayat (rengel)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">  c.2. Tutik (Rengel)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.3. …</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Nurhadi (Payaman), yang berputra:  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.1. Umi (Kebon)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.2. <em><span style="color:red;">Muhin</span></em> (Payaman)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.3. <em><span style="color:red;">Akib</span></em> (Payaman)   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.4. <em><span style="color:red;">Fakiha</span></em> (Payaman</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muntamah (Bojonegoro)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">8. Qamariyah (Kebon), yang memiliki keturunan:</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><em><span style="font-size:11pt;color:red;font-family:Arial;">Syatibi</span></em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> (Jenar), yang memiliki putera :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.1. Abdul Ghafur (Tuban)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.2. Saifudin (Jenar)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.3. Suhud (Jenar)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.4. <em><span style="color:red;">Muhibah</span></em> (…)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mutamimah (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mutahharah (Kebon), yang berputera :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.1. Samsiyah (Kepohbaru)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">  c.2. Khairah (…)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.3. Mujtahidah (Karangasem) </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mudhaffir (Kebon)</span></p>
<p><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>II.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Faizah + Muhammad</span></strong></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>1.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Abdullah – Pasinan, yang berputra :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ahmad Ja’far (Pasinan)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muqaddas (Pasinan)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Siti Fatimah (Pasinan)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Halimah (Jati)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Misbah (Pasinan), memiliki putera :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.1. Sadeli (Pasinan), yang berputera :</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> </span>e.1.1. Umi Kultsum  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.2. Shalihin (Montong), yang memiliki putera :</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> </span>e.2.1. Ulya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>   </span>e.2.2. Farid  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.3. Khairul Anam (Widang), yang berputera :</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> </span>e.3.1. Riza  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.4. Maskunah (Sumberrejo), yang memiliki putera :</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> </span><strong><em>e.4.1. M. Nur Fajri Alfata</em></strong></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>   </span>e.4.2. Fitrotin Najizah  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.4.3. Faishal Miladi Ahmad  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.5. Yasa’ (Pasinan)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> yang berputra : </span>e.5.1. Doni</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span> </span>e.5.2. Ilfi </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>f.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Marfu’ah (Rengel) yang berputra: </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.1. Abdul Halim (Rengel)   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.2. Ahmad Syairazi (Rengel)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.3. Umi Taslimah (…)   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.4. Masrifah (Majenang)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>g.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Nurhadi (</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Surabaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>h.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Syuhada’ (Jati)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>2.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Umi Kultsum – Kebun, yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muhammad Amin</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Afifah (…), memiliki putera :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.1. Ahmad<span> </span>… (…) </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ahyat</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mahmudah + Ra’is (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Badrul Anam (Kebon), memiliki keturunan : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.1. Afif (</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sulawesi</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.2. Afifah (</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Surabaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>f.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Masfiyah (Dunganti), memiliki keturunan : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.1. Masitah (Dunganti)  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.2. …</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>g.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Abdurrahman (</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Surabaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">), yang memiliki keturunan : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.1. Zaki (</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Bali</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">  g.2. Zakiah (</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Surabaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">)   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.3. Umi Kultsum (</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Surabaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">)   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.4. Shalihah (</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Surabaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>h.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Abdurrahim (Kebon), yang memiliki putera :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">h.1. <em><span style="color:red;">Ismah</span></em> (…),   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">h.2. Halimah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">h.3. Amri (Kebon),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">h.4. Arham (alm),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">h.5. Saifullah (Kebon),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">h.6. Wahib (Kebon),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">h.7. Ghazi (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>3.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Abdul Muchid – Palang, yang berputera : </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Khadijah</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>4.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Hindun, yang berputera : </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Badrul Anam</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Ahyat</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Amin</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>5.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Syarif – Sendang, yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Khadijah (Balen), berputera </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.1. Muhammad …,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.2. Hafsah (Balen),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.3. Muhammad … (</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Surabaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.4. Wiwik (</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Surabaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Umi Kultsum (Baureno), memiliki putera :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.1. Abdullah Umar (Babat),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.2. Umi Hanik (Baureno)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muhammad Ma’shum –alm (Madiun), memiliki putera : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.1. Nafi’ah (</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Jakarta</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.2. Hidayat (Madiun)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Qamariyah (Jati)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Soleh</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>f.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Abdul Malik (Kertosono), memiliki keturunan :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.1. Tutik Inayah (Kertosono),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.2. Abdul Harits …(Kertosono),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.3. M. Amin Kurniawan (Kertosono),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.4. Anik <em><span style="color:red;">Mutmainah</span></em> (Kertosono)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>6.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Abdurrahman, </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>7.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Ra’isah – Payaman, yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Badrun</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Masrifah (Bojonegoro)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Umi Kultsum (Rengel)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Nurhadi (Payaman)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Muntimah (Bojonegoro)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>8.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Qamariyah – Kebon, yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Syatibi (Jenar)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Muthahharah (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Mutamimah (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#00b050;font-family:Arial;">Mudhafir (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span><strong>III.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></strong></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><strong>Khadijah + ‘Umar Amir</strong>, yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>1.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Masfu’ – Kebon, yang berputera : </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Syatibi (Jenar), memiliki putera : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.1. Abdul Ghafur (Tuban),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.2. Saifuddin (Jenar),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.3. Suhud (Jenar),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.4. Habit</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>2.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Habib – Singapura, yang berputera : </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>3.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ma’inah – Jenar, yang berputera : </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Musri’ah (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Siti </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Asiyah (…)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Faqih (Babat), memiliki putera :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.1. Sofyan,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.2. Nafi’ah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.3. Muhammad Yasin,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.4. Atin,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.5. Adi</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>4.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muslimah – Kebon, yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mochtar (Jenu), memiliki putera :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.1. Abdul Khalik (Jenu),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.2. … (Tuban),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.3. Muhtadi (Jenu),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.4. Muhin (Jenu),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.5. Lilik (Jenu)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Khudori (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Marzuki (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><em><span style="font-size:11pt;color:red;font-family:Arial;">Sayyid Kunin</span></em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Hajar</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>f.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Imamah (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>g.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muzammil (Kebon), memiliki keturunan :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.1. Munir,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.2. Makin,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.3. Afifah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.4. <em><span style="color:red;">Malirah</span></em></span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><em></em></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>h.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Masrifah (Kebon), memiliki putera : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">h.1. Ma’shum,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">h.2. Mansyur (Bangilan),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">h.3. <em><span style="color:red;">Musli’ah</span></em> (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>i.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mazinah (Kebon), memiliki keturunan :</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">i.1. Yasin (Bangilan),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">i.2. Khatimah (Brangkal),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">i.3. Masfu’ (Kebon),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">i.4. Habib (Tulung),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">i.5. ‘Aisyah (Kebon),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">i.6. <em><span style="color:red;">Muniyatun</span></em> (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>5.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Shafiyah – Sroyo, yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ihwan (Sroyo</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muthallib (Sroyo)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Najih (Sroyo)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">‘Aisyah (Sroyo)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Fatimah (Sroyo)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>f.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Umi Kultsum (Sroyo)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>6.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Siti <strong><em><span style="color:red;">Juwariyah</span></em></strong> – Dunganti, yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Shafwan (Dunganti)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sukri (Dunganti)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Imam (Dunganti)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muthma’inah (Dunganti)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Umi Kultsum (Dunganti)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>7.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Yasin – Kebon, yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Hamim (…), memiliki putera : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.1. Muhyidin (…),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.2. Nadhir (…),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.3. Nadhirah (…),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.4. Muhib (…),  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.5. Mufidah (…)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ahyar (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Maimunah (Plumpang), memiliki keturunan : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.1. Maimun,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.2. Abduh,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.3. Musta’in,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.4. Nafsad,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.5. Mahrus,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.6. <em><span style="color:red;">Khalifah</span></em> ,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.7.<em><span style="color:red;"> Ismah,   </span></em></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.8. Dzikrullah</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Khairul Anam (Kebon), memiliki putera : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.1. ‘Aisyah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.2. Sirajuddin,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.3. Yasin,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.4. <em><span style="color:red;">Mufrihah,  </span></em></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">d.5. Taslim</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Nikmah (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>f. </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Khairiyah (Brangkal), memiliki keturunan :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.1. Abdul Gani</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f,  .2. Ramzah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.3. Bashirah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.4. Khazin,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.5. <em><span style="color:red;">Dewa,  </span></em></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.6. Gufran,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.7. Afifah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.8. Nurjanah</span></p>
<p><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>IV.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">‘Aisyah + ‘Abdullah Umar</span></strong></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>1.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">  </span></span></span><strong><em><span style="font-size:11pt;color:red;font-family:Arial;">Sabi’ati</span></em></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">, yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sadeli (Laju)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Hayat (<strong><em><span style="color:red;">Gajah</span></em></strong>)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Jufri (<strong><em><span style="color:red;">Gajah</span></em></strong>)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>2.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Khalil – Kebon, yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Siti Asiyah (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ahmad Ghazali (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><strong><em><span style="font-size:11pt;color:red;font-family:Arial;">Dewa</span></em></strong><strong><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></em></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">(Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Rofi’ah (Balen)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sa’dullah (Kebon), memiliki putra : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.1. Yazid,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.2. Umi,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">3. Zamroni,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">4. Sa’diyah  </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>f.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Abdul Aziz (Kebon)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>g.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Miftahul Arifin (Kebon), memiliki keturunan : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.1. Wahyudin,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.2. …Khalilullah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.3. Isti’adah</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>h.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Husnul Khatimah (Kebon)</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>3</span></span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muslihah – (…), yang berputera </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">:</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Juwairiyah (Wonokerto), memiliki putra :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.1. Yasir,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.2. Aminah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.3. Mahfud,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">a.4. Mashudi</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muhammad Ghufran (Wonokerto), memiliki putra :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.1. Muflihah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.2. Masruhah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.3. Abdul Gani,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.4. Masruhan,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.5. Muslihah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.6. <em><span style="color:red;">Musbihah,  </span></em></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.7. <em><span style="color:red;">Mas’ulah,  </span></em></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">b.8. Muslimah</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Saidah (Wonokerto), memiliki keturunan :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.1. Mahfud,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.2. Sa’dullah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.3. Asiyah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">c.4. Zubaidah</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Maskur (alm)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Masfu’ah (Wonokerto), memiliki putra :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.1. Abdurrahim,   </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.2. Abdul Gofur,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.3. Muhirah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">e.4. Abdul Malik</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>f.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ahmad Marzuki (Wonokerto), yangberputra :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.1. Muhammad Afifuddin,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.2. Umi Azizah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.3. Muhammad Husnurrafiq,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.4. Lathifah Nafsiyah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.5. Masrurah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.6. Muhammad,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.7. Hakimah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">f.8. Agus Ahmad Fahim</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>g.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muhammad Syafi’ (Wonokerto), memiliki keturunan :  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.1. Mashud,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.2. Mashuri,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.3. Mas Ma’lumah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.4. Abdullah,  </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.5. <em><span style="color:red;">Laqiyah,  </span></em></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">g.6. Ning Habibah</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>4.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><strong><em><span style="font-size:11pt;color:red;font-family:Arial;">Mujtabi</span></em></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> – Sumlaran, yang berputera :  </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mudhafir (Karang kambang)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Fathurrahman (Karang kambang)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><strong><em><span style="font-size:11pt;color:red;font-family:Arial;">Mujari</span></em></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> (Karang kambang)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Khairul Anam (Karang kambang)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><strong><em><span style="font-size:11pt;color:red;font-family:Arial;">Sabi’ati</span></em></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> (Lkarang kambang)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>f.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Shalihah (Karang kambang)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>g.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><strong><em><span style="font-size:11pt;color:red;font-family:Arial;">Mahsun</span></em></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> (Karang kambang)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>5.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muntaqa &#8211; …, yang berputera :  </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muhammad Ihsan</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><strong><em><span style="font-size:11pt;color:red;font-family:Arial;">Nasuh</span></em></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> (…)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Imran (Jenu)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">‘Aisyah (…)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>e.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">As’ary (solo)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>f.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mu’alimah (Gresik)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>g.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mujib</span></p>
<p><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>V.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muqarrib + Ramlah</span></strong></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>1.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Hafisah, yang berputera : </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Jamilah</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sarbini</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ma’rifah</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>d.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mashud</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>2.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Haris, yang berputera :</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Siti Shafiyah</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>3.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mariah, </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>4.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Khairah, </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>5.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Yahya – Madiun, yang berputera : </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Siti Asiyah</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>6.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Masinah, </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>7.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Siti Asiyah,</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>8.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ismail – </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Surabaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">, yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Siti Juwariyah (</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Surabaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muhammad Hanafi (Tuban)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>c.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Siti Ralihah (</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Surabaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">)</span></p>
<p><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>VI.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ibrahim (Palang)</span></strong></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span><strong>VII.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></strong></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><strong>Mahbub</strong> (…),yang berputera :</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>1.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Idris (…)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>2.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mutamimah (…)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>3.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Siti Rahmah (Babat)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>4.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Muhammad (Bangilan)</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arielalfata.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arielalfata.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arielalfata.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arielalfata.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arielalfata.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arielalfata.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arielalfata.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arielalfata.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arielalfata.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arielalfata.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arielalfata.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arielalfata.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arielalfata.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arielalfata.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arielalfata.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arielalfata.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=17&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arielalfata.wordpress.com/2008/02/05/silsilah-keluargaku-5-generasi-yang-lalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99a05a95e973bd767de7e01717534a69?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayinx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puisi Untuk Pak Koes</title>
		<link>http://arielalfata.wordpress.com/2008/01/21/puisi-untuk-pak-koes/</link>
		<comments>http://arielalfata.wordpress.com/2008/01/21/puisi-untuk-pak-koes/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 05:27:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arielalfata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arielalfata.wordpress.com/2008/01/21/puisi-untuk-pak-koes/</guid>
		<description><![CDATA[Orang bilang, sastra adalah media penghalus budi. Sastra menyentuh sisi lain dari diri manusia.  Sisi lain itu adalah jiwa, kalbu, dan hati nurani.  Dalam sebuah peziarahan ke Yogyakarta baru-baru ini (19 Januari 2008), disebuah toko buku kutemukan orbituari tentang Pak Koesnadi Hardjasoemantri, orang yang lewat perjumpaan singkat dengannya telah membuatku mencintainya, meninggalkan rekaman sejarah berharga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=14&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><a href="http://arielalfata.files.wordpress.com/2008/01/imag0012.jpg" title="Bersama Pak Koes"></a><a href="http://arielalfata.files.wordpress.com/2008/01/imag0012.jpg" title="Bersama Pak Koes"><img src="http://arielalfata.files.wordpress.com/2008/01/imag0012.thumbnail.jpg?w=497" alt="Bersama Pak Koes" /></a><a href="http://arielalfata.files.wordpress.com/2008/01/imag0012.jpg" title="Bersama Pak Koes"></a>Orang bilang, sastra adalah media penghalus budi. Sastra menyentuh sisi lain dari diri manusia.<span>  </span>Sisi lain itu adalah jiwa, kalbu, dan hati nurani.<span>  </span>Dalam sebuah peziarahan ke Yogyakarta baru-baru ini (19 Januari 2008), disebuah toko buku kutemukan orbituari tentang Pak Koesnadi Hardjasoemantri, orang yang lewat perjumpaan singkat dengannya telah membuatku mencintainya, meninggalkan rekaman sejarah berharga yang ga mungkin terulang. Seorang Guru, Resi, Teladan, seorang Kakek yang bersahaja<span>  </span>dan rendah hati. Orang yang akan selalu kukenang dalam hati. Dalam bagian akhir orbituari tersebut, terdapat puisi-puisi yang dipersembahkan untuk mendiang dari<span>  </span>para sahabat dan semua yang mencintainya. Tiap baris, tiap bait yang kubaca membawaku pada perjumpaan dengan beliau yang begitu berkesan, meskipun begitu singkat. Begitu larut dalam tiap bait puisi,<span>  </span>bulir-bulir air mata jatuh tak tertahan. Rasa rindu bercampur haru, menguasai diri.</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Aku akan selalu merindukannya</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Aku akan selalu menghidupkannya dalam hati</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Mendalami, meresapi, dan menjalankan ajaran-ajarannya</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Karena dengan itulah dia akan selalu hidup</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Untuk kesekiankalinya aku merasa kehilangan</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Sampai harus menangis menahan rindu dan haru</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Terima kasih Pak Koes&#8230;</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Inilah persembahan dari para sahabat dan orang tercinta itu:</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><b><font face="Times New Roman"></font></b></p>
<p><b><font face="Times New Roman">Disela-sela sayap ikan Pari:</font></b></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">In Memoriam Koesnadi Hardjasoemantri (1926-2007)</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">(Oleh Eka Budianta)</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Dari sela-sela sayap ikan pari</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">pada suatu sore di akhir tahun</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kulihat wajahnya bercahaya</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Dengan kata-kata yang jernih</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">ia mengisi langit seribu bulan,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">mendamaikan gunung dan samudra</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Dari sela-sela sayap ikan pari</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">yang berseliweran di akuarium raksasa</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kulihat Koesnadi, 80 tahun bersuara</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Candi Borobudur tiba-tiba melintas,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">rakyat jelata yang menunggu,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">daun-daun menjanjikan hidup baru</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Dari sela-sela sayap ikan pari,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kulihat hatinya menarikan Indonesia</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">lagu yang ikut digubah partiturnya</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Bersama perbukitan selatan Pulau Jawa</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">dengan teluk dan selat kesayangan</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Koesnadi telah bergerak dan bersuara</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Dari sela-sela sayap ikan pari,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kita belajar terbang dengan merdeka</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">seperti Koesnadi memberikan hidupnya</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><strong>Sajak Sederhana Buat Pak Koesnadi</strong></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">(Oleh : Mustofa Bisri)</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Begitulah sabda NabiMu,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Allah tidak merenggut ilmu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">dari dada-dada</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">mereka yang berilmu</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Tapi dengan mencabut nyawa</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">hamba-hamba yang dititipiNya ilmu</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Semoga kepergianmu, Pak Koes</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Bukanlah Tanda</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">lenyapnya ilmu</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Dan orang-orang pun</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Mengangkat pemimpin-pemimpin bodoh</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">dan gagu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">yang sesat dan menyesatkan</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Sebab kepergianmu, Pak Koes</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Telah meninggalkan murid-murid</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">yang insya Allah mampu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">menyemaikan benih-benih ilmu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">yang engkau tinggalkan</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><strong>Pagi itu Engkau Pergi:</strong></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><strong>Kepada Profesor Koesnadi Hardjasoemantri</strong></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">(Oleh: HM. Nasruddin Anshory Ch)</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Guru, benarkah engkau telah pergi?</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Kata-kata itulah yang terus kuucapkan sepanjang malam</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Dalam gemuruh tadarus di gunung batu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Bersama ribuan pohon jati</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Yang menjeritkan suara hati</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Seribu gunung turut tafakur</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Daun-daun mangga, mahoni, danakasia</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Siap-siap bergugur</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Mengiringi doa dan air mata</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Agar kelak tumbuh tunas-tunas baru</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Sebab sejak kecil telah terpahat petuah Ibu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Bahwa di seberang maut</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Juga ada taman-taman rindu</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Pagi itu, ya, pagi itu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Langit biru di atas Yogya makin membiru</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Ketika beribu bunga, kabar duka dan harum cendana</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Telah mengguratkan garis takdirnya</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Guru,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">isyarat itu telah datang padaku</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Sebelum burung besi itu mengantarkan kepergianmu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Seorang lelaki berjubah putih </font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Telah kembali pada kemudi</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Masih hangat sajadah terakhir mencatat</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Keningmu yang basah air wudhu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Di subuh itu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Menaburkan wangi syahadat</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Pohon-pohon cendana yang kau tanam itu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">terus tumbuh</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Menerjemahkan hidup dan keharuman</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Tanpa harus berkeluh</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">dan bukkit-bukit tandus itu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Seakan sedang berdandan</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Dengan warna hijau<span>  </span>dan wangi keringat petani</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Bagaimana harus kutafsirkan hidup</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Jika nafas harus sekeras cadas?</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Bagaimana akan kuterjemahkan dahaga</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Jika seluruh air sungai telah menjelma sampah dan tinja ?</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><strong>Titipan </strong></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">(Oleh: WS Rendra)</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Seringkali aku berkata,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">ketika orang memuji milikku,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">bahwa mobilku hanya titipanNya,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">bahwa rumahku hanya titipanNya,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">bahwa hartaku hanya titipanNya,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">bahwa putraku hanya titipanNya, tetapi</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">mengapa aku tak pernah bertanya,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">mengapa Dia menitipkan padaku?</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Untuk apa Dia menitipkan ini padaku?</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Dan kalau bukan milikku,</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">apa yang harus kulakukan untuk milikNya ini?</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Mengapa hatiku justru terasa berat,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">ketika titipan itu diminta kembali olehNya?</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">ketika diminta kembali,</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kusebut itu sebagai musibah,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kusebut itu sebagai ujian,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kusebut itu sebagai petaka,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kusebut dengan panggilan apa saja</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">untuk melukiskan bahwa itu adalah derita</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Ketika aku berdoa,</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">aku ingin lebih banyak harta,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">aku ingin lebih banyak mobil,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">lebih banyak rumah,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">lebih banyak popularitas,</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">dan kutolak sakit,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kutolak kemiskinan,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Seolah&#8230; semua &#8220;derita&#8221; adalah hukuman bagiku.</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Seolah&#8230; keadilan dan kasihNya harus berjalan seperti </font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">matematika:</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">aku rajin beribadah,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">maka selayaknyalah derita menjauh dariku,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">dan Nikmat dunia kerap menghampiriku.</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih.</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Kuminta Dia membalas &#8220;perlakuan baikku&#8221;,</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Gusti,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">padahal tiap hari kuucapkan,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah&#8230;</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">&#8220;ketika langit dan bumi bersatu, </font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">bencana dan keberuntungan sama saja&#8221;</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">(Dipersembahkan untuk mengenang Kawanku, Sahabatku, Guruku, </font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Orangtuaku, Pimpinanku Pak Koesnadi)</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><strong>Senyum Itu Pergi</strong></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">(Oleh: D. Zawawi Imron)</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Ia disemayamkan di Balairubf</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Orang-orang berkumpul untuk menghormatinya</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Dengan haru yang utuh</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Hutan kecil Bulaksumur depan gedung itu ikut sembahyang</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">ketika jenazah disalatkan</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Memang saat hidupnya jenazah itu,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Sering merasa bersalat dalam hutan</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Berjamaah dengan jutaan pohon</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Karena itu burung-burung berdatangan</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Untuk melayat dan mengucapkan tahlil terakhir untuknya</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Seakan taka da kefasihan yang bisa menampung</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kedalaman rasa sayang yang bercampur duka</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">KEfasihan ada yang berupa setetes air mata</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Dan paling tidak meleleh dalam dada</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Dan aku tahu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">burung-burung itu tidak berbasa-basi</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Seperti sebagian manusia</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Sebagaimana kematian pun bukan basa-basi</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Bahkan bukan kebetulan</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">karena selembar daun kering</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">tidak akan gugur ke bumi tanpa izin Allah</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Jenazah itu pasti tersenyum</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Karena merasa mendapat anugerah</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">untuk menemukan &#8220;kesejatian&#8221;</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">secara tak terduga</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Orang-orang boleh memandangnya sebagai malapetaka</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Ia pergi ke sebuah alam baru</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Yang tak penting lagi barat atau utara</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Di sini pun bersujud untuk meraup makna</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">&#8220;karena itu, selamat jalan Pak Koes!</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Selamat bertemu dengan rumah hakikat</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">habitatmu yang bukan mimpi</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">yang dulu kaupesan sambil melangkah</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">membetulkanmata angin</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">sambil mengajar anak-anakmu tersenyum</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kepada hutan,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">sungai,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">pasir,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">dan terumbu</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Kaulah yang mengajarku</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">bahwa setangkai mawar tidak lebih mulia </font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">daripada segenggam rumput yang rela dikunyah</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">anak domba yang kelaparan&#8221;</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Kami kepunyaan Allah</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Dan kepada Allah kami akan kembali</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Semua akan mencatat </font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kepergian jenazah itu begitu indah</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">begitu khidmat</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">sehingga angin cepat berpencaran</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kemana-mana</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">dan bercerita kepada mendung</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">kepada bukit, batu danlembah</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">bahwa senyum dan ketenangan itu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">telah pergi untuk menemukan cahaya</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Tapi senyum itu sekarang </font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">seakan masih tertinggal di bumi</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">terbayang pada daun-daun</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Bahkan sesekali seperti mengintai</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">dai balik tirai langit yang bairu</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Pak Koes,</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">telah kau sempurnakan senyummu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Senyum yang terasa belum selesai</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">dan belum selesai</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Anak-anakmu yang setia</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">pasti melanjutkan senyummu</font></p>
<p style="margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Amin!</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arielalfata.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arielalfata.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arielalfata.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arielalfata.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arielalfata.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arielalfata.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arielalfata.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arielalfata.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arielalfata.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arielalfata.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arielalfata.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arielalfata.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arielalfata.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arielalfata.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arielalfata.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arielalfata.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=14&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arielalfata.wordpress.com/2008/01/21/puisi-untuk-pak-koes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99a05a95e973bd767de7e01717534a69?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayinx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://arielalfata.files.wordpress.com/2008/01/imag0012.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bersama Pak Koes</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara Hidup dan Mati</title>
		<link>http://arielalfata.wordpress.com/2008/01/16/antara-hidup-dan-mati/</link>
		<comments>http://arielalfata.wordpress.com/2008/01/16/antara-hidup-dan-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jan 2008 08:15:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arielalfata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Oemoem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arielalfata.wordpress.com/2008/01/16/antara-hidup-dan-mati/</guid>
		<description><![CDATA[Jika kau belum pernah merasakan berada antara hidup dan mati, maka percayalah bahwa benar kata Nabi, rasanya menyakitkan sekali, seperti disayat-sayat oleh ratusan, bahkan ribuan pedang. Beberapa waktu yang lalu, aku merasa berada antara ada dan tiada, antar hidup dan mati. Bahkan untuk sesaat aku merasa “well then, may be this is my last time [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=13&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kau belum pernah merasakan berada antara hidup dan mati, maka percayalah bahwa benar kata Nabi, rasanya menyakitkan sekali, seperti disayat-sayat oleh ratusan, bahkan ribuan pedang. Beberapa waktu yang lalu, aku merasa berada antara ada dan tiada, antar hidup dan mati. Bahkan untuk sesaat aku merasa “well then, may be this is my last time life in this fucking world”. Untuk sesaat aku percaya bahwa Tuhan begitu merindukanku, sehingga tidak sabar untuk bertemu denganku.<br />
Ya,,,malam itu tiba-tiba aku diserang sesak nafas yang luar biasa. Sulit sekali untuk bernafas. Bahkan untuk sesaat aku percaya nafasku telah terhenti. Sakitnya luar biasa. Luar biasa. Ada tabung oksigen disampingku, dengan selang yang terpasang di hidung yang harus mendukung pernafasanku. Dengan alat bantu seperti itu saja, pernafasanku masih separuh-separuh. Sakitnya luar biasa. Luar biasa.<br />
Dokter memvonisku asma kronis (atau akut ya, aku lupa)&#8230;Oh God, setelah sebelumnya (bulan Juni) aku divonis ginjal dan hatiku rusak, vonis ini seolah-olah kembali membawaku ke jurang keputusasaan. Tuhan, apalagi yang kaumainkan terhadap diriku ini ???<br />
Syukurlah (atau aku harus menyesalinya?) Tuhan masih berkenan menyelamatkan hidupku. Mungkin Tuhan masih sayang padaku, sehingga aku diberiNya kesempatan untuk hidup sekali lagi, agar aku dapat introspeksi dan memperbaiki hidupku yang rusak dan jauh dari keinginanNya. Atau justru mungkin Tuhan murka, sehingga aku diijinkan untuk terus berbuat dosa di dunia lebih lama lagi. Kalau memang harus kusyukuri, maka yang kusyukuri adalah kiriman seorang sahabat untukku. Jauh-jauh datang dari Jombang untuk menghadiri acara pernikahan seorang kawan di Jakarta harus tersita waktu untuk melarikanku ke UGD RS Sarjito. Dan menemaniku. Bahkan untuk biaya Rumah Sakit, dia juga yang menanggungnya. Aku sudah berpikir bahwa akhirnya ada juga seorang sahabat yang menemaniku di saat-sat terakhirku, hehehe…(makasih cup, u’re really best friend ever I had. I don’t know what happen to me if you weren’t there).<br />
Kalau ada yang harus kusesali, bukanlah bahwa Tuhan menunda kematianku. Aku yakin Tuhan Maha Bijaksana, dan pasti punya rencana yang terbaik untukku. Tetapi yang kusesali, kemanakah kalian wahai orang-orang yang mengaku sebagai sahabat? Apakah seperti itu bentuk persahabatan yang kalian tawarkan kepadaku? Kemana kalian saat seharusnya aku butuh kalian? Lebih menyakitkan lagi, selama bertahun-tahun menghabiskan waktu bersama dengan banyak mimpi indah tentang persahabatan, tetapi ketika aku sekarat hanya seorang sahabat yang menemaniku. Sakit.<br />
Tapi, seperti kata pepatah, kecewa hanya ada ketika kita banyak berharap. Dan aku salah ketika berharap pada kalian.<br />
Memang, persahabatan mestinya dilandasi ketulusan dan altruisme, tanpa berharap apa-apa. Dalam konteks inilah saya melakukan kesalahan. Tetapi, kenapa kalian tidak memberikan ketulusan itu padaku? Ah, saya kembali kepada keyakinan lama, bahwa tidak ada ketulusan di dunia ini.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arielalfata.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arielalfata.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arielalfata.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arielalfata.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arielalfata.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arielalfata.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arielalfata.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arielalfata.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arielalfata.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arielalfata.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arielalfata.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arielalfata.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arielalfata.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arielalfata.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arielalfata.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arielalfata.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=13&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arielalfata.wordpress.com/2008/01/16/antara-hidup-dan-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99a05a95e973bd767de7e01717534a69?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayinx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kamase Go Internasional</title>
		<link>http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/11/kamase-go-internasional/</link>
		<comments>http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/11/kamase-go-internasional/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2007 08:00:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arielalfata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Oemoem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/11/kamase-go-internasional/</guid>
		<description><![CDATA[Pagiku disambut dengan berita hangat dan menyenangkan. Kamase memulai debut manis di dunia Internasional dengan menyabet best ten dalam &#8220;kontes&#8221; penelitian ilmiah di Mumbai, India. Acara yang disponsori PBB dan Daimler-Chrysler itu mempertemukan dua budaya yang berbeda, dari developed country and developing country. Kamase, tim dari Indonesia berpartner dengan tim dari Curtin University, Australia. Terlepas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=12&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagiku disambut dengan berita hangat dan menyenangkan. Kamase memulai debut manis di dunia Internasional dengan menyabet best ten dalam &#8220;kontes&#8221; penelitian ilmiah di Mumbai, India. Acara yang disponsori PBB dan Daimler-Chrysler itu mempertemukan dua budaya yang berbeda, dari developed country and developing country. Kamase, tim dari Indonesia berpartner dengan tim dari Curtin University, Australia. Terlepas dari adanya KKN (tim dari Curtin salah satunya mahasiswa dari Indonesia) dalam persekongkolan ini, tapi prestasi ini terasa sangat luar biasa. Luar biasa, karena aku ga pernah membayangkan bahwa apa yang kumulai 5 &#8211; 6 tahun lalu itu kini membuahkan prestasi yang gemilang. Meskipun saat ini aku (alumni) Kamase, tetapi apa yang mereka raih membuatku bangga luar biasa.<br />
Keep moving forward guys&#8230;i&#8217;m proud of u&#8230;<br />
Hidup Kamase, Hidup Energi Terbarukan, dan Jayalah Negeriku&#8230;.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arielalfata.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arielalfata.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arielalfata.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arielalfata.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arielalfata.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arielalfata.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arielalfata.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arielalfata.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arielalfata.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arielalfata.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arielalfata.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arielalfata.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arielalfata.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arielalfata.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arielalfata.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arielalfata.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=12&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/11/kamase-go-internasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99a05a95e973bd767de7e01717534a69?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayinx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Negeri Anarkis</title>
		<link>http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/10/negeri-anarkis/</link>
		<comments>http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/10/negeri-anarkis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2007 05:12:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arielalfata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cermin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/10/negeri-anarkis/</guid>
		<description><![CDATA[Entah apa yang terjadi dengan negeri ini. Seolah-olah tidak ada yang menyenangkan jika kita membicarakan negeri ini. Indonesia, yang katanya gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerta raharjo, justru seperti menunjukkan paradox of plenty dengan sangat kasat mata, suatu kenyataan yang ironis sebenarnya. Cerita-cerita yang tidak menyenangkan itulah yang terlontar dari mulut kawan-kawan dalam sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=11&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Entah apa yang terjadi dengan negeri ini. Seolah-olah tidak ada yang menyenangkan jika kita membicarakan negeri ini. Indonesia, yang katanya gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerta raharjo, justru seperti menunjukkan paradox of plenty dengan sangat kasat mata, suatu kenyataan yang ironis sebenarnya. Cerita-cerita yang tidak menyenangkan itulah yang terlontar dari mulut kawan-kawan dalam sebuah obrolan pagi di kantin kantor. Cerita dari masalah yang sangat kecil, sepele, hingga masalah yang masuk kategori “besar”.<br />
Lihat aja di bunderan Cibiru, disana banyak kendaraan berhenti (padahal bukan tempat kendaraan berhenti), kemacetan terjadi, semrawut, preman banyak yang malak kondektur bus didepan mata anggota Polisi. Apa gunanya polisi disitu ? eh..”jangan salah, preman disana juga setor pada polisi disitu”, kata seorang kawan. Rupanya telah terjadi simbiosis mutualisme disana. Kendaraan umum ngetem seenaknya dipinggir jalan, kemacetanpun tak terelakkan. Pengendara motor jalan lewat trotoar yang membahayakan jalan. Trotoar yang mestinya untuk pejalan kaki, digunakan toko PKL. Susahnya, ketika mereka digusur, mereka berdalih telah dapat ijin dari pihak yang berwenang karena telah membayar sejumlah uang tertentu. Nah lho…<br />
Bagaimana peraturan di bandara dikalahkan oleh sekelompok massa (tukang ojek), sehingga banyak tukang ojek berkeliaran di sekitar bandara yang seharusnya dilarang. Banyak taksi argo mulut berkeliaran disekitar bandara karena selingkuh dengan petugas keamanan bandara, bagaimana barang-barang bagasi dengan seenaknya masuk pesawat hanya dengan sedikit sogokan kepada petugas (padahal overload dapat menyebabkan kecelakaan pesawat). Perjudian dan perzinahan yang sialnya dilindungi “oknum” aparat. Flu burung yang ga pernah tuntas (Indonesia peringkat pertama dalam hal penanganan flu burung terburuk didunia). Sampai pada masalah jual beli kasus, mafia peradilan, ketidakadilan social, tersangka korupsi yang justru diangkat sebagai calon hakim agung (Prof. Ahmad Ali), kebakaran hutan dan ekspor asap, illegal logging, pengerukan sebagian pulau di Kep. Riau untuk dijual pada Singapura degan seijin Pemda, dan entah kasus apalagi yang ga bisa dihitung dengan jari.<br />
Lebih enak hidup di Indonesia daripada di AS, kata seorang kawan. Yang pertama, Indonesia negeri yang sangat liberal. Gimana tidak, disini mau ngapain aja terserah. Mau ngrokok ditempat umum, silakan. Mau buka toko, monggo. Pokonya serba bebas. Kalau di AS, mau bikin warung aja harus ada ijin. Ada sertifikasi untuk barang yang dijual sehingga aman dan layak dikonsumsi masyarakat. Mau ngrokok ga boleh ditempat umum. Yang kedua, kalau di AS ngurus segala sesuatu, seperti KTP, SIM, kartu jaminan harus sendiri. Tapi di Indonesia, bisa dititipin lewat jasa calo. Kawanku sambil ketawa…Kalau itu sih bukan liberal, tapi anarkis.<br />
Benarkah negeri ini sedemikian anarkis ? sebenarnya tidak, kalau definisi normatif dari anarkis kita gunakan secara konsisten. Di Indonesia, sudah banyak peraturan yang dibuat. Tetapi masalah ada pada implementasi yang lemah. Yah,,,itu kan sama saja dengan anarkis, kata seorang kawan lagi. Kita memang pandai membuat aturan, tapi kita juga pandai menyiasati dan mencurangi peraturan tersebut.<br />
Ah entahlah, mungkin benar kata kawan tersebut. Negeri ini memang benar-benar anarkis. Kalau kita gunakan metafora Quranik, seandainya pohon di seluruh dunia kita jadikan pena dan lautan kita jadikan tinta, mugkin tidak akan cukup untuk menuliskan masalah-masalah yang menimpa negeri ini. Hehehe….</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arielalfata.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arielalfata.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arielalfata.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arielalfata.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arielalfata.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arielalfata.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arielalfata.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arielalfata.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arielalfata.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arielalfata.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arielalfata.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arielalfata.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arielalfata.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arielalfata.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arielalfata.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arielalfata.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=11&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/10/negeri-anarkis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99a05a95e973bd767de7e01717534a69?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayinx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Di Balik Cerita Sejarah</title>
		<link>http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/06/di-balik-cerita-sejarah/</link>
		<comments>http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/06/di-balik-cerita-sejarah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Dec 2007 05:43:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arielalfata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cermin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/06/di-balik-cerita-sejarah/</guid>
		<description><![CDATA[Ada banyak versi ketika berbicara tentang Syech Lemah Abang alias Syech Siti Jenar. Ada yang melihat dari sudut pandang konflik antarmahzab, antara ‘ulama fiqh dengan ‘ulama tasawuf. Ada yang melihat dari sudut pandang politik. Bahkan ada yang meragukan sosok Syekh Siti Jenar sebagai sosok sejarah, dan hanya mitos belaka. Tak heran bila kemudian cerita tentangnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=9&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada banyak versi ketika berbicara tentang Syech Lemah Abang alias Syech Siti Jenar. Ada yang melihat dari sudut pandang konflik antarmahzab, antara ‘ulama fiqh dengan ‘ulama tasawuf. Ada yang melihat dari sudut pandang politik. Bahkan ada yang meragukan sosok Syekh Siti Jenar sebagai sosok sejarah, dan hanya mitos belaka. Tak heran bila kemudian cerita tentangnya sangat simpang siur, bahkan cnderung mengalami mistifikasi.<br />
Ternyata ada versi lagi dari sejarah tersebut. Syekh Siti Jenar seorang ‘ulama Syi’ah dan berusaha untuk mendirikan kerajaan Islam Syi’ah merdeka dari Demak. Inilah yang mendasari konflik antara Wali Sanga (yang pro-Demak) dengan Syekh Siti Jenar yang menjadi pendukung utama Kebo Kenanga yang berusaha melepaskan diri dari pengaruh Demak dan mendirikan kerajaan Pengging yang beraliran Syi’ah. Akibat konflik tersebut jelas, yaitu pihak Pengging mengalami kekalahan telak, dengan kematian Kebo Kenanga di tangan Sunan Kudus, dan ditangkapnya Syekh Siti Jenar oleh kerajaan Demak.<br />
Syekh Siti Jenar-pun diadili dan dijatuhi hukuman mati dengan tuduhan makar (bukan karena menyebarkan ajaran wahdatul wujud). Masalahnya tidak berhenti hanya sampai disini saja. Akibat pemberontakan tersebut, Sunan Gunung Jati dan Wali Sanga berencana untuk menumpas dan membinasakan pengikut Syi’ah. Tapi rencana ini dicegah olah Haji Abdullah Iman alias Walangsungsang (Wong Ageung Cirebon Seuwue Siliwangi), dengan alasan bahwa pengikut mahzab Syafi’i dan Syi’ah di Cirebon sama banyak, sehingga semua berhak untuk menganut mahzab yang diyakininya.<br />
Untuk meredam gejolak pengikut Syekh Siti Jenar yang banyak, maka makam Syaikh Lemah Abang dipindahkan dari Kemlaten ke kompleks makam keluarga kraton di Gunung Sembung. Untuk membina para pengikutnya yang berjumlah banyak, Sunan Kalijaga ditugaskan untuk menggantikan Syekh Siti Jenar, sehingga ia beralih mazhab dari Hanafi menjadi Syi’ah.<br />
Dari sejarah versi diatas, ada tiga hal yang menarik. Yang pertama adalah bahwa pendapat bahwa Syekh Siti Jenar adalah ‘ulama Syi’ah. Beliau memang dikenal sebagai seorang sufi, tapi bahwa Syekh Siti Jenar seorang bermahzab Syi’ah perlu dibuktikan kebenarannya. Kalaupun ini benar, maka ini merupakan fenomena yang menarik yang mungkin bisa menjelaskan corak hubungan antara mahzab Sunni dan Syi’ah di Indonesia, khususnya di tanah Jawa.<br />
Yang kedua, peralihan mahzab dari Hanafi ke Syi’ah oleh Sunan Kalijaga. Terlepas dari benar tidaknya kesyia’ahan Sunan Kalijaga, setidaknya fenomena perpindahan mahzab bukanlah hal yang luar biasa. Bukan hanya antarmahzab Sunni, bahkan antara mahzab Sunni dan Syi’ah. Seperti yang ditulis oleh Quraish Shihab dalam bukunya Sunni – Syi’ah Bergandengan Tangan, Mungkinkah ?, menyebutkan titik-titik perbedaan dan persamaan antara Sunni – Syi’ah yang pada intinya tidak keluar dari koridor Islam, sehingga semestinya antara Mahzab Sunni dan Syi’ah dapat tercipta persaudaraan, tidak harus terjadi permusuhan sehingga harus saling menumpas dan membinasakan seperti apa yang direncanakan oleh Wali Sanga di masa lampau. Sehingga perpindahan mahzab bukanlah hal yang luar biasa dan tidak perlu dipermasalahkan, seperti yang dicontohkan oleh Sunan Kalijaga.<br />
Yang ketiga, jika Kebo Kenanga murid Syaikh Lemah Abang adalah seorang Syi’ah, apakah anaknya, Mas Karebet alias Jaka Tingkir juga seorang penganut mahzab Syi’ah. Kenapa hal ini begitu penting?. Karena aku perlu tahu apakah aku memiliki nenek moyang bermahzab Syi’ah. Di lingkungan keluarga besarku (dari pihak Ibu) ada kepercayaan/keyakinan bahwa kami berasal dari satu nenek moyang, yaitu Jaka Tingkir alias Mas Karebet, yang makamnya belakangan kuketahui ada di Lamongan (itulah kenapa Persela Lamongan dijuluki Laskar Jaka Tingkir). Jika memang benar Mas Karebet bermahzab Syi’ah, maka secara tidak langsung (dan jauh) aku memiliki darah mahzab Syi’ah, hehehe….</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arielalfata.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arielalfata.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arielalfata.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arielalfata.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arielalfata.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arielalfata.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arielalfata.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arielalfata.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arielalfata.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arielalfata.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arielalfata.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arielalfata.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arielalfata.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arielalfata.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arielalfata.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arielalfata.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=9&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/06/di-balik-cerita-sejarah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99a05a95e973bd767de7e01717534a69?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayinx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenang Prof. T. Jacob</title>
		<link>http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/05/mengenang-prof-t-jacob/</link>
		<comments>http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/05/mengenang-prof-t-jacob/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Dec 2007 04:15:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arielalfata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cermin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/05/mengenang-prof-t-jacob/</guid>
		<description><![CDATA[Saya benar-benar kaget ketika mengetahui bahwa Prof. Teuku Jacob telah tiada dua bulan yang lalu (17 Oktober). Saya mengetahuinya dalam kolom pojok Kompas yang memuat berita kematian seorang guru besar antropologi UI Prof. Suparlan, yang disebut meninggal dalam kesendirian dan kesunyian seperti yang dialami oleh Prof. T. Jacob. Aneh, disaat arus informasi sedemikian cepat, saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=8&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya benar-benar kaget ketika mengetahui bahwa Prof. Teuku Jacob telah tiada dua bulan yang lalu (17 Oktober). Saya mengetahuinya dalam kolom pojok Kompas yang memuat berita kematian seorang guru besar antropologi UI Prof. Suparlan, yang disebut meninggal dalam kesendirian dan kesunyian seperti yang dialami oleh Prof. T. Jacob. Aneh, disaat arus informasi sedemikian cepat, saya baru mengetahui berita lelayu ini 2 bulan setelahnya.<br />
Pertemuan dengan tokoh-tokoh seperti Prof. Teuku Jacob selalu istimewa. Pertemuan itu terjadi hanya 2 jam di rumah beliau, di Sekip Yogyakarta, saat saya menjadi Steering Committee HPTT ke-56 Fsayaltas Teknik UGM. Kesan pertama terhadap beliau adalah bahwa beliau orangnya perfeksionis. Dan karena sifat perfeksionis tersebut saya harus kena damprat. Seorang teman (perempuan) menelpon beliau minta ijin untuk ketemu. Ketika beliau melihat yang datang adalah saya, beliau bilang :”Kemarin yang menelpon perempuan, kok yang datang laki-laki”, sergah beliau tanpa memersilakan duduk lebih dulu. Terus selama dua jam saya “dikuliahi” tentang profesionalisme, intelektualitas, logika –beliau marah-marah ketika saya mengucapkan kata-kata yang secara logika rancu, dan kata itu adalah “terkait”, kemahasiswaan –yang menurut beliau sekarang kualitas mahasiswa sangat rendah, kemanusiaan –sambil menceritakan ide dan gagasan beliau dalam pembangunan kampus UMS terpadu yang “manusiawi” dan “integratif” serta mengembalikan konsep universitas kepada asalnya. Dan kita banyak diskusi tentang seminar tersebut hari itu, tetang tema dan pembicara seminar, tentang arah, tujuan dan sasaran seminar, bahkan berbicara tentang kondisi bangsa secara umum. Benar-benar diskusi yang menarik. Bukan karena tema diskusi, tapi karena penempatan beliau yang menyejajarkan diri dengan saya yang hanya mahasiswa biasa ini (perlsayaan yang sama pernah saya dapatkan ketika bertemu Prof. Kusnadi Harjasumantri). Diakhir pertemuan tersebut beliau memberi komentar kepadsaya, “jarang ada mahasiswa yang mampu bertahan berhadapan dengan saya selama ini”. Tentu saja saya anggap sebagai pujian, dan saya bangga dipuji oleh orang sekelas Prof. Teuku Jacob.<br />
Prof. T. Jacob merupakan salah satu ilmuwan bangsa generasi pertama Layaknya ilmuwan generasi pertama, hidupnya sangat sederhana, komitmen yang tinggi terhadap ilmu yang ditekuninya, yaitu Paleoantropologi (ini mengherankan, karena beliau adalah seorang dokter tetapi membenci darah). Istilah ekstrimnya, buku-buku menjadi istri pertamanya. Inilah tipologi ilmuwan sejati, bukan ilmuwan salon. Beliau adalah ilmuwan generasi pertama yang meneliti Pithecantropus erectus. Beliau pernah menjabat Rektor UGM periode 1981 – 1986, tepat sebelum Prof. Kusnadi Hardjasumantri menjabat.<br />
Karena komitmennya terhadap ilmu yang ditekuninya, banyak yang mengatakan beliau menjalani semacam asketisme intelektual. Sengaja menjauhkan diri dari hiruk pikuk kehidupan luar kampusnya, tidak peduli dengan dunia di luar ilmu yang ditekuninya,  semacam sosok di menara gading kehidupan. Tapi menurutku itu tidak benar. Menjauhkan diri tidak berarti beliau tidak mengerti dan tidak peduli pada kehidupan diluar dirinya. Banyak tulisan-tulisan beliau di media massa, baik local (seperti Kedaulatan Rakyat) maupun nasional, membuktikan bahwa beliau sangat memahami persoalan hingga ke intinya. Dan masyarakat selalu menjadi perhatian utama beliau. Bukankah itu salah satu bentuk kepedulian beliau terhadap edukasi masyarakat ?<br />
Mungkin benar, bahwa tipologi ilmuwan generasi pertama sangat mencintai ilmunya melebihi cinta pada dirinya sendiri. Itulah mengapa ilmuwan seperti mereka kurang begitu memerhatikan kesehatan. Dan kematian mereka yang begitu mengagetkan, dalam kesunyian dan kesendirian memperkuat dugaan tersebut.<br />
Tetapi, dibalik itu semua, banyak teladan yang ditinggalkan oleh mereka kepada genarasi berikutnya, termasuk kita, bukan? </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arielalfata.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arielalfata.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arielalfata.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arielalfata.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arielalfata.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arielalfata.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arielalfata.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arielalfata.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arielalfata.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arielalfata.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arielalfata.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arielalfata.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arielalfata.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arielalfata.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arielalfata.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arielalfata.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=8&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arielalfata.wordpress.com/2007/12/05/mengenang-prof-t-jacob/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99a05a95e973bd767de7e01717534a69?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayinx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sugeng Rawuh&#8230;</title>
		<link>http://arielalfata.wordpress.com/2007/11/30/hello-world/</link>
		<comments>http://arielalfata.wordpress.com/2007/11/30/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Nov 2007 02:16:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arielalfata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Oemoem]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Selamat datang,,, kata yang banyak dipasang dipinggir jalan tiap masuk kota di Indonesia. Bukti keramahan bangsa ini. Karena aku adalah bagian dari bangsa tersebut, maka tolong terima keramahanku juga, dengan mengucapkan Selamat datang diduniaku, dunia simulakral tentunya. Orang Jawa bilang Sugeng Rawuh, Urang Sunda bilang Wilujeng Sumping, Kalo orang Arab bilang Ahlan Wa Sahlan, Tapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=1&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat datang,,, kata yang banyak dipasang dipinggir jalan tiap masuk kota di Indonesia. Bukti keramahan bangsa ini. Karena aku adalah bagian dari bangsa tersebut, maka tolong terima keramahanku juga, dengan mengucapkan Selamat datang diduniaku, dunia simulakral tentunya. Orang Jawa bilang Sugeng Rawuh, Urang Sunda bilang Wilujeng Sumping, Kalo orang Arab bilang Ahlan Wa Sahlan, Tapi kalau orang Namibia ga tahu bilangnya…<br />
Sebenarnya ini bukanlah yang pertama aku nulis blog. Tapi bikin blog khusus, ini yang pertama. Sebelumnya banyak nulis di FS (yang aku lupa alamat blognya). Sebenarnya inipun karena ikut-ikutan tren yang berkembang sekarang. Jadi biar ngga dikatain katrok, ndeso, jadul, de es be…Jadi tolong jangan katakan bahwa aku juga udah mulai ikut-ikutan mass culture (budaya MTV) yang menghilangkan identitas unik pribadi. Bukan karena itu. Juga bukan karena sekarang era terbuka, sehingga aku perlu membuka semua hal tentangku disini. Percayalah, hanya lewat blog aja, anda ga akan tahu siapa saya sebenarnya. Dalam dunia simulakral, antara nyata dan ga nyata sulit (untuk tidak mengatakan ga bisa) dibedakan, karena kita bermain di wilayah citra. Ketika masuk wilayah citra, harus dilihat apa kepentingannya. Dan akhirnya dunia tersebut hanyalah menjadi medan perebutan makna tanpa tahu entitas realitas yang sebenarnya (das ding an sich).<br />
Tapi bagaimanapun juga, dengan membaca blogku ini, semoga muncul rasa ingin tahu. Bukankah rasa ingin tahu adalah pintu masuk ke wilayah pengetahuan ? So, jangan biarkan dahaga rasa ingin tahu anda tidak terpuaskan. Eksplorasi lebih jauh, dan pilah-pilah mana yang nyata dan mana yang tidak, maka anda akan menemukan pengetahuan yang sebenarnya. Bukankah pengetahuan yang sebenarnya dekat dengan kebijaksanaan. Dengan cara itulah para filosuf bekerja.<br />
Well,,,bagaimanapun juga, Welcome to Simulacrum World. Just Beware, or u will lost in the labirint.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arielalfata.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arielalfata.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arielalfata.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arielalfata.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arielalfata.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arielalfata.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arielalfata.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arielalfata.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arielalfata.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arielalfata.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arielalfata.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arielalfata.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arielalfata.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arielalfata.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arielalfata.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arielalfata.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arielalfata.wordpress.com&amp;blog=2230892&amp;post=1&amp;subd=arielalfata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arielalfata.wordpress.com/2007/11/30/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99a05a95e973bd767de7e01717534a69?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ayinx</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
